Saturday, July 7, 2012

Buntut Gagalnya Konser Cherry Belle



SAMARINDA – Batalnya konser girl band Cherry Belle di Ballroom Samarinda Central Plaza (SCP) Jumat (29/6) lalu, berbuntut. Ebiet, satu di antara kru Otakecil Production (event organizer acara tersebut) saat ini diamankan kepolisian. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Siswanto mengatakan, saat ini kasus masih dalam penyidikan. “Tersangka telah diamankan, dan masih dalam penyidikan,” singkatnya. Tersangka diduga melanggar pasal 378 KUHP Jo Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Terancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Diwartakan, Jumat lalu, Cherry Belle yang sedianya tampil di Ballroom SCP, tak jadi manggung karena panitia belum menyelesaikan pembayaran pada manajemen Cherry Belle. Beragam ekspresi tumpah dalam ruangan itu. Tangisan anak-anak bercampur teriakan emosi orangtua mereka. Ratusan fans Cherry Belle kecewa dan geram. Mereka menyebut panitia penyelenggara tak becus. Ketidakbecusan panitia sebenarnya sudah terlihat sejak sesi meet and greet. Seperti dikatakan Dian, seorang penonton. “Jadwal meet and greet seharusnya pukul 2 siang namun pukul 18.30 wita baru dimulai. Itupun hanya sebentar saja. Sebelumnya dijanjikan untuk foto bareng. Tapi ternyata tidak ada,” ucapnya. Dian membeli 5 tiket seharga Rp 500 ribu. “Saya kesini bersama anak saya dan teman beserta anaknya. Kasian juga anak-anak harus menunggu lama dari siang tadi, ” kata perempuan berjilbab ini. Kekacauan kembali terjadi saat penonton mulai berdatangan. Panitia justru mengambil tiket penonton tanpa menyobeknya. Sehingga penonton pun kebingungan mengambil tempat duduk sesuai nomor yang tertera di tiket. Penonton reguler dan VIP pun menjadi satu. Aming seorang ayah yang datang bersama ketiga anaknya mengaku sangat kecewa. “Kalau tahu begini mending beli tiket reguler saja, toh tempat duduknya terserah saja mau di mana, saya beli 4 tiket totalnya Rp 2 juta. Kalau kacau begini bisa-bisa artis lain juga malas untuk datang ke Samarinda,” tutur pria beruban ini. (*/lva/*/ozn/wan