Saturday, July 7, 2012

Pihak Cherry Belle batalkan sepihak konser di Makassar

Pihak Cherry Belle batalkan sepihak konser di Makassar

Kapanlagi.com - Grup musik Cherry Belle batal tampil dalam pertunjukan yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 7 Juli 2012 di Makassar. Pembatalan dilakukan sepihak oleh manajemen Cherry Belle, Tarra Artist Management.
"Konfirm batal konsernya karena dibatalkan sepihak oleh Tarra Artis Management," kata Rini dari Star Production selaku promotor pertunjukan di Makassar, Jumat (06/07).
Slemmersindo sebagai event organizer lokal konser Cherry Belle di Makassar yang ditunjuk oleh Star Production juga menginformasikan pembatalan konser tersebut.
Diinformasikan bahwa pembatalan telah disampaikan oleh Tarra Artist Management kepada Star Production melalui surat.
Sementara itu, mengenai tiket pertunjukan yang telah terjual, Rini menjelaskan, pengembalian tiket akan dilakukan mulai Jumat (6/7). Penukaran atau pengembalian tiket dilakukan di Radio Madama Jalan Kajaolalido, Makassar.
"Refund (pengembalian) sampai kembali semua ke calon penonton. Gak ada limit waktu. Tapi lebih cepat lebih bagus untuk refund," katanya.(antara/dar)

Kezia dan Stefani Grogi Take Vokal Bersama Cherry Belle



WowKeren.com - Sebagai salah satu anggota baru Cherry Belle, wajar jika Kezia Karamoy merasa gugup menyiapkan debutnya. Adik Angel Karamoy itu mengaku deg-degan saat kali pertama masuk studio rekaman usai resmi menjadi personil Chibi. "Iya tadi grogi sampai harus ditemani sama Gigi dan Cherly," ujar Kezia usai take vokal di Jakarta, Rabu (20/6). "Ini hari pertama terus di syuting jadinya grogi." Anggota baru lainnya, Stefani juga merasakan hal sama. Apalagi saat take vokal, kondisi kesehatan Stefani kurang begitu bagus. "Power-nya memang kecil. Terus ini memang pertama kali dia (Stefani) recording," kata personil senior Chibi, Annisa. "Mungkin masih grogi. Ditambah lagi dia juga sedang tidak enak badan." Kezia dan Stefani terpilih 8 Juni setelah menjalani seleksi ketat bersama para gadis lainnya di acara "Cherry Belle Cari Chibi". "Aku nggak nyangka banget, trainingnya keras. Tiap hari kita di training vokal dan mental," kata Kezia beberapa waktu lalu. (wk/ri)

Buntut Gagalnya Konser Cherry Belle



SAMARINDA – Batalnya konser girl band Cherry Belle di Ballroom Samarinda Central Plaza (SCP) Jumat (29/6) lalu, berbuntut. Ebiet, satu di antara kru Otakecil Production (event organizer acara tersebut) saat ini diamankan kepolisian. Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arief Prapto S, melalui Kasat Reskrim Kompol Agus Siswanto mengatakan, saat ini kasus masih dalam penyidikan. “Tersangka telah diamankan, dan masih dalam penyidikan,” singkatnya. Tersangka diduga melanggar pasal 378 KUHP Jo Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan. Terancam dengan pidana penjara paling lama empat tahun. Diwartakan, Jumat lalu, Cherry Belle yang sedianya tampil di Ballroom SCP, tak jadi manggung karena panitia belum menyelesaikan pembayaran pada manajemen Cherry Belle. Beragam ekspresi tumpah dalam ruangan itu. Tangisan anak-anak bercampur teriakan emosi orangtua mereka. Ratusan fans Cherry Belle kecewa dan geram. Mereka menyebut panitia penyelenggara tak becus. Ketidakbecusan panitia sebenarnya sudah terlihat sejak sesi meet and greet. Seperti dikatakan Dian, seorang penonton. “Jadwal meet and greet seharusnya pukul 2 siang namun pukul 18.30 wita baru dimulai. Itupun hanya sebentar saja. Sebelumnya dijanjikan untuk foto bareng. Tapi ternyata tidak ada,” ucapnya. Dian membeli 5 tiket seharga Rp 500 ribu. “Saya kesini bersama anak saya dan teman beserta anaknya. Kasian juga anak-anak harus menunggu lama dari siang tadi, ” kata perempuan berjilbab ini. Kekacauan kembali terjadi saat penonton mulai berdatangan. Panitia justru mengambil tiket penonton tanpa menyobeknya. Sehingga penonton pun kebingungan mengambil tempat duduk sesuai nomor yang tertera di tiket. Penonton reguler dan VIP pun menjadi satu. Aming seorang ayah yang datang bersama ketiga anaknya mengaku sangat kecewa. “Kalau tahu begini mending beli tiket reguler saja, toh tempat duduknya terserah saja mau di mana, saya beli 4 tiket totalnya Rp 2 juta. Kalau kacau begini bisa-bisa artis lain juga malas untuk datang ke Samarinda,” tutur pria beruban ini. (*/lva/*/ozn/wan

Cherry Belle Tanggapi Teguran KPI Terkait Lagu Indonesia Raya



Girlband Cherry Belle baru saja kena teguran secara tidak langsung dari Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) terkait dengan lagu kebangsaan, Indonesia Raya, yang mereka nyanyikan dengan cara tidak semestinya dalam sebuah acara talk show, Bukan Empat Mata. Menanggapi hal itu, Cherry Belle mengaku akan lebih berhati – hati dan pikir panjang jika akan melakukan sesuatu. “Kami menjaga agar para pengemar (Twibi) tidak merasa kecewa. Cherry Belle juga tidak alergi menerima kritik. Itu semua demi kemajuan bersama. Pokoknya, kami akan lebih berhati-hati,” ungkap Anisa Chibi seperti dilansir Pikiran Rakyat (1/7). Gigi Chibi menambahkan jika ia dan Cherry Belle tidak ingin terus menerus larut dalam teguran itu. Mereka menganggap permintaan maaf yang diwakilkan pada manager mereka sebagai bukti bahwa mereka sangat sangat bertanggung jawab. “Manajer kami sudah minta maaf langsung di tempat perform kami. Semuanya sudah jelas kok. Kami tetap bertanggung jawab. Kalau memang salah sudah sewajibnya meminta maaf,” jelas Gigi Chibi. Seperti diberitakan sebelumnya, ‘Bukan Empat Mata’ dapat sanksi berupa pengurangan jadwal tayang selama 3 hari berturut – turut karena dianggap melanggar UU No.24 Tahun 2009 dan Peraturan Pemerintah No.44 Tahun 1958 tentang tata cara menyanyikan lagu kebangsaan ‘Indonesia Raya’. Hal ini disebabkan insiden tatkala Chibi ditanya mengenai lagu favorit mereka. Saat giliran Angel, dia menjawab lagu ciptaan WR Supratman yang dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sambil tertawa dan disertai beberapa celetukan. Penonton juga turut bernyanyi sambil bertepuk tangan. Selain itu, pembawa acara juga memotong lagu tersebut sebelum selesai dinyanyikan.

Batal Konser Jadi Pelajaran Buat Cherry Belle



Kapanlagi.com - Peristiwa tidak mengenakkan yang dialami penggemar Cherry Belle yang biasa disebut Twibi di Kalimantan Timur, Samarinda, baru-baru ini disesali girlband tersebut. Sebab Anisa, Cherly, Christy, Felly, Gigi, Ryn, Kezia, Stefani dan Angel dengan terpaksa membatalkan konser yang sedianya akan diselenggarakan di Ballroom Samarinda Central Plaza, Kalimantan Timur, Kamis (28/6) lalu. Para personil Cherry Belle mengaku menyesalkan peristiwa tersebut bisa terjadi, namun saat itu juga pihak management mereka langsung menjelaskan duduk persoalannya kepada Twibi. "Manajer kami sudah minta maaf langsung di tempat perform kami, semuanya sudah jelas kok," kata Gigi di acara peluncuran Maxtron MG555, Plaza FX, Jakarta Selatan, Minggu (1/7/2012). Para personil Cherry Belle tidak menjelaskan secara detail penyebab gagalnya konser, padahal mereka sudah melakukan meet & greet satu hari sebelum manggung. Tetapi apa mau dikata, di menit-menit terakhir jelang konser, mereka membatalkan pertunjukannya. Kabarnya pihak penyelenggara belum melunasi kewajibannya sesuai perjanjian yang sudah disepakati. "Pokoknya Cherry Belle sudah melakukan tanggung jawab, tapi dari EO belum melakukan tanggung jawab," jelas Cherly. Yang jelas peristiwa tersebut menjadi pelajaran berharga bagi Cherry Belle dan berharap hal tersebut tidak terulang lagi. "Ini jadi pelajaran buat Cherry Belle, dan buat EO supaya lebih prepare lagi ke depannya, supaya Cherry Belle sama Twibi enggak kecewa lagi," pungkas Anisa. (kpl/hen/rea)

Kena Sentil KPI, Cherry Belle Akan Berhati-hati



JAKARTA, (PRLM).- Sempat dirundung dengan berbagai masalah, tidak membuat girl band Cherry Belle berkurang penggemarnya. Terakhir Cherry Belle sempat kena sentil Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) karena menyanyikan lagu "Indonesia Raya" sambil duduk dan sikap kurang kurang sopan. Hal itu terjadi saat Cherry Belle mengisi acara "Bukan Empat Mata". "Manajer kami sudah minta maaf langsung di tempat perform kami. Semuanya sudah jelas kok. Kami tetap bertanggung jawab. Kalau memang salah sudah sewajibnya meminta maaf," kata salah seorang personele Cherry Belle, Gigi saat ditemui di sela-sela peluncuran ponsel Maxtron seri MG 555 di FX Sudirman Jakarta, Minggu (1/7). Cherry Belle yang beranggotakan Zia Karamoy, Stefani Margareta Angel, Anisa, Cherly, Christy, Felly, Gigi, dan Ryn kini instrospeksi diri. Menurut Anisa, apa yang terjadi kemarin-kemarin, akan dijadikan pelajaran bagi Cherry Belle untuk lebih berhati-hati lagi ke depannya. "Kami menjaga agar para pengemar (Twibi) tidak merasa kecewa. Cherry Belle juga tidak alergi menerima kritik. Itu semua demi kemajuan bersama. Pokoknya, kami akan lebih berhati-hati," ujar Anisa.

Cherry Belle Peringatkan EO Agar Lebih Profesional



Gara-gara ulah Event Organizer (EO) yang tidak bertanggung jawab, Cherry Belle akhirnya batal melakukan konser dan membuat sejumlah fans merasa kecewa. Menanggapi hal tersebut, Cherry Belle berusaha mengambil pelajaran dari insiden itu dan memperingatkan agar pihak EO selaku panitia untuk lebih berhati-hati. “Ini jadi pelajaran buat Cherry Belle, dan buat EO supaya lebih prepare lagi ke depannya, supaya Cherry Belle sama Twibi enggak kecewa lagi,” ujar Anisa, salah satu member Cherry Belle. Cherry Belle sendiri menegaskan bahwa mereka sudah berusaha memenuhi tanggung jawab mereka, karena itu pelantun ‘Brand New Day‘ tersebut tidak merasa melakukan kesalahan. Walau begitu, pihak Cherry Belle tetap meminta maaf kepada para fans yang sudah terlanjur kecewa karena tak bisa menonton idola mereka. “Manajer kami sudah minta maaf langsung di tempat perform kami, semuanya sudah jelas, kok,” kata Gigi. “Pokoknya Cherry Belle sudah melakukan tanggung jawab, tapi dari EO belum melakukan tanggung jawab,” Cherly menimpali. Sementara itu Ebiet selaku pihak EO tetap menjalani pemeriksaan di Polresta Samarinda dengan tuduhan melakukan penipuan dan penggelapan uang tiket senilai Rp140 juta. Sayangnya, Ebiet tampaknya kurang kooperatif dalam menjawab pertanyaan pihak berwajib. Setiap ditanya ke mana uang penjualan tiket yang sudah didapat EO, Ebiet selalu memberikan jawaban berubah-ubah. Salah satu keterangan yang meragukan adalah bahwa Ebiet mengaku bekerja seorang diri dalam kasus tersebut. “Kami tidak yakin jika tersangka hanya bekerja seorang diri, pasti ada pelaku lainnya. Kami juga heran mengapa tersangka hanya mengaku bekerja seorang diri untuk event sebesar ini,” ujar Kasat Reskrim Kompol Agus Siswanto.